DELI SERDANG – Indonesia 24jam – Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik sandal Yumeida yang berada di kawasan Medan Sunggal, tepatnya di Jalan Perintis KM 12, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 06.15 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan kobaran api membesar dan asap hitam pekat membumbung tinggi, sehingga menarik perhatian warga sekitar.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, api dengan cepat melahap sebagian area bangunan pabrik. Warga yang mengetahui kejadian itu segera melaporkannya kepada petugas pemadam kebakaran. Sejumlah armada pemadam kemudian diterjunkan ke lokasi untuk mengendalikan api dan mencegah kebakaran merambat ke bangunan lain di sekitar kawasan industri tersebut.
Petugas pemadam kebakaran bersama aparat terkait bekerja keras melakukan proses pemadaman dan pendinginan. Hingga beberapa waktu setelah kejadian, kepulan asap masih terlihat dari lokasi, sementara petugas terus memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Aparat kepolisian diperkirakan akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah proses pemadaman selesai guna memastikan sumber api serta penyebab insiden tersebut.
Selain itu, besaran kerugian material akibat kebakaran juga masih dalam pendataan oleh pihak berwenang. Belum ada keterangan resmi mengenai tingkat kerusakan bangunan maupun dampak terhadap aktivitas operasional pabrik.
Informasi mengenai adanya korban jiwa maupun korban luka juga masih menunggu hasil pendataan resmi dari petugas di lapangan. Sejauh ini belum ada pernyataan resmi yang memastikan kondisi seluruh pekerja saat peristiwa terjadi.
Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat karena terjadi di kawasan industri yang memiliki potensi risiko tinggi apabila terjadi kebakaran. Oleh sebab itu, penyelidikan menyeluruh diharapkan dapat mengungkap penyebab insiden sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam penerapan sistem keselamatan dan pencegahan kebakaran di lingkungan kerja.
Redaksi Indonesia 24jam masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian, dinas pemadam kebakaran, maupun manajemen perusahaan terkait kronologi lengkap, penyebab kebakaran, jumlah kerugian, serta kondisi para pekerja.
Berita ini akan diperbarui setelah informasi resmi dari pihak berwenang diterima.