Indonesia24jam.my.id//Morotai— Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pulau Morotai mulai memperkuat langkah pencegahan dan pengawasan partisipatif menghadapi tahapan Pemilu berikutnya.
Ketua Bawaslu Kabupaten Pulau Morotai, Ramla Molle, menjelaskan bahwa sebelum tahapan resmi Pemilu berjalan, Bawaslu memiliki tugas melakukan pencegahan, salah satunya melalui sosialisasi kepada masyarakat,khususnya pemilih pemula.
Menurut Ramla, kelompok pemilih pemula menjadi salah satu sasaran penting karena para siswa kelas XII yang telah menyelesaikan pendidikan SMA nantinya merupakan pemilih pemula.
“Ini adalah masa non tahapan,tetapi kami tetap melakukan langkah pencegahan. Saat ini kami fokus melakukan sosialisasi kepada pemilih pemuda, terutama anak-anak SMA kelas tiga yang nantinya menjadi pemilih pemula,” jelas Ramla.
Ia mengatakan, materi sosialisasi tidak hanya berkaitan dengan teknis pencoblosan, tetapi juga menyangkut pemahaman mengenai hak dan kewajiban sebagai pemilih serta pentingnya berpartisipasi dalam proses demokrasi.
Bawaslu juga mendorong keterlibatan masyarakat dan kelompok pemuda dalam pengawasan partisipatif. Ramla menyebut, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak dan akan melanjutkan kegiatan sosialisasi di lingkungan sekolah.
“Kami baru selesai rapat dengan komunitas ngopa Morotai yang kami bentuk,besok mereka akan kami libatkan untuk melakukan sosialisasi di SMA Muhammadiyah,” ujarnya.
Ramla menambahkan, dalam pelaksanaan sosialisasi maupun pengawasan partisipatif, Bawaslu juga membuka ruang keterlibatan organisasi masyarakat sipil dan lembaga swadaya masyarakat (LSM).
Sementara terkait tahapan Pemilu, Ramla menyebut kemungkinan Juni 2027 diproyeksikan menjadi awal tahapan verifikasi partai politik.
Ia menegaskan, meski tahapan resmi belum berjalan, Bawaslu tidak berarti menunggu tanpa melakukan kegiatan. Upaya pencegahan melalui edukasi pemilih dan pengawasan partisipatif menjadi bagian dari persiapan sejak dini.
Langkah tersebut dinilai penting agar masyarakat, khususnya pemilih pemula dan kelompok muda, tidak hanya memahami cara menggunakan hak pilih, tetapi juga memiliki kesadaran untuk ikut mengawasi proses demokrasi.(fhm)
Tags:
Daera