Breaking News
Indonesi24jam. my. id - Media Informasi Digital Terpercaya | Cepat, Akurat, Berimbang | Update berita nasional, internasional, ekonomi, hukum, TNI dan Polri setiap hari

Jejak Perang Dunia II Hidupkan Semangat Nasionalisme, Siswa MTsN 1 Morotai Belajar Langsung di Museum Bersejarah


Indonesia24jam.my.id//Morotai– Belajar sejarah tak harus selalu di ruang kelas. Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MTs Negeri 1 Pulau Morotai mengajak para siswa menelusuri jejak Perang Dunia II melalui kegiatan edukatif bertajuk "Menjelajahi Sejarah" dengan mengunjungi Museum Perang Dunia II di Desa Totodoku dan Desa Juanga, Kecamatan Morotai Selatan, Minggu (26/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran lapangan (experiential learning) yang bertujuan memperluas wawasan siswa mengenai sejarah Pulau Morotai sebagai salah satu basis militer Sekutu terbesar di kawasan Pasifik pada masa Perang Dunia II. Selain mengenalkan warisan sejarah dunia yang tersimpan di Morotai, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa nasionalisme, menghargai jasa para pahlawan, serta menanamkan nilai-nilai perdamaian kepada generasi muda.

Ketua OSIM MTs Negeri 1 Pulau Morotai, Siti Nurdiana Aklia, mengaku kunjungan tersebut memberikan pengalaman yang jauh berbeda dibandingkan hanya mempelajari sejarah melalui buku pelajaran.

"Selama ini kami hanya membaca tentang Perang Dunia II di buku. Namun ketika melihat langsung artefak, meriam, serta peninggalan Jepang dan Amerika di museum, kami merasakan sejarah itu begitu nyata. Kami semakin menyadari bahwa kemerdekaan yang dinikmati hari ini lahir dari perjuangan dan pengorbanan yang besar," ujarnya.

Pembina OSIM, Ijat Mandea, mengatakan kunjungan ke museum merupakan bagian dari pendidikan karakter yang bertujuan membentuk siswa agar tidak hanya memahami sejarah secara teori, tetapi juga mampu mengambil nilai-nilai kehidupan dari setiap peristiwa masa lalu.

"Kami ingin siswa tidak sekadar menghafal nama tokoh dan tahun peristiwa, tetapi benar-benar memahami makna perjuangan, persatuan, dan semangat pantang menyerah yang terkandung di dalamnya. Morotai memiliki sejarah dunia yang sangat berharga, sehingga generasi mudanya harus mengenal, menjaga, dan bangga terhadap warisan tersebut," katanya.

Sementara itu, Kepala MTs Negeri 1 Pulau Morotai, Nursina Fete, mengapresiasi inisiatif OSIM yang memilih museum sebagai lokasi pembelajaran karena dinilai mampu memperkuat identitas sejarah daerah.

"Pulau Morotai merupakan laboratorium sejarah terbuka. Dengan mengunjungi Museum Perang Dunia II, siswa tidak hanya mengenal sejarah daerahnya, tetapi juga memahami posisi Morotai dalam perjalanan sejarah dunia. Kami berharap mereka menjadi generasi yang mampu menceritakan kembali kisah heroik Morotai sekaligus menjadikan semangat perjuangan para pendahulu sebagai motivasi untuk meraih prestasi," ungkapnya.

Selama berada di museum, para siswa mendapat penjelasan langsung dari pemandu wisata mengenai kronologi masuknya pasukan Sekutu ke Pulau Morotai, berbagai pertempuran yang terjadi di kawasan Pasifik, hingga kehidupan masyarakat Morotai pada masa perang.

Mereka juga berkesempatan melihat secara langsung berbagai koleksi bersejarah, seperti pecahan bom, peralatan militer, kendaraan perang, serta foto-foto dokumentasi yang menjadi saksi bisu peristiwa besar di masa lalu. Antusiasme para siswa terlihat saat sesi diskusi berlangsung, di mana mereka aktif mengajukan pertanyaan mengenai strategi perang, peninggalan sejarah, hingga dampak sosial yang dirasakan masyarakat Morotai setelah perang berakhir.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi refleksi mengenai pentingnya menjaga perdamaian serta foto bersama di kawasan Museum Perang Dunia II. Melalui kegiatan ini, OSIM MTs Negeri 1 Pulau Morotai berharap dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap sejarah, memperkuat rasa cinta tanah air, serta mendorong upaya pelestarian situs-situs bersejarah yang menjadi kebanggaan Kabupaten Pulau Morotai.

#reporter fhatti
(Penulis: fhattahillamahasari)
_Editor:korwil radarnusantara

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama