Breaking News
Indonesi24jam. my. id - Media Informasi Digital Terpercaya | Cepat, Akurat, Berimbang | Update berita nasional, internasional, ekonomi, hukum, TNI dan Polri setiap hari

Munas XIX BEM SI Tetapkan BEM Unipas Morotai Sebagai Koordinator Wilayah Papua–Maluku

Indonesia24jam.my.id//Jambi – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Pasifik (Unipas) Morotai menorehkan sejarah baru dalam perjalanan gerakan mahasiswa di kawasan timur Indonesia. Dalam Musyawarah Nasional (Munas) XIX BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) yang berlangsung di Kota Jambi pada 27 Juli hingga 2 Agustus 2026, BEM Unipas Morotai resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Koordinator BEM SI Wilayah Papua–Maluku untuk periode 2026–2027.

Kepercayaan tersebut menempatkan Universitas Pasifik Morotai sebagai salah satu motor penggerak konsolidasi gerakan mahasiswa di wilayah Papua, Maluku, dan Maluku Utara. Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi kampus yang berada di kawasan kepulauan terluar Indonesia, sekaligus membuktikan bahwa kepemimpinan dan kualitas gerakan mahasiswa tidak ditentukan oleh letak geografis, melainkan oleh kapasitas, gagasan, dan komitmen dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Koordinator BEM SI Wilayah Papua–Maluku terpilih, Rifaldi Madjid, menegaskan bahwa amanah tersebut merupakan tanggung jawab besar untuk membangun gerakan mahasiswa yang lebih progresif, kritis, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

"Kepercayaan ini bukan sekadar jabatan organisasi, tetapi amanah untuk membawa Universitas Pasifik Morotai semakin aktif merespons berbagai persoalan, baik di tingkat daerah maupun nasional. Kampus harus hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat," ujar Rifaldi.

Menurutnya, jaringan BEM SI merupakan ruang strategis bagi mahasiswa untuk memperjuangkan kepentingan publik sekaligus mengangkat berbagai isu yang berkembang di kawasan timur Indonesia agar memperoleh perhatian di tingkat nasional.

"Melalui jaringan BEM SI se-Indonesia, berbagai persoalan yang terjadi di Papua, Maluku, dan Maluku Utara dapat dikawal serta diperjuangkan secara bersama oleh seluruh BEM di Indonesia," katanya.

Rifaldi menambahkan, kepengurusan BEM SI Wilayah Papua–Maluku periode 2026–2027 akan memprioritaskan penguatan solidaritas antarkampus, membangun kolaborasi lintas daerah, serta mempertegas peran mahasiswa sebagai kekuatan intelektual yang kritis terhadap kebijakan publik.

Selain itu, kepengurusan baru diharapkan menjadi wadah perjuangan bersama bagi seluruh BEM di Papua, Maluku, dan Maluku Utara dalam mengawal berbagai isu strategis, mulai dari pendidikan, lingkungan hidup, kesejahteraan masyarakat, demokrasi, hingga pembangunan daerah yang berkeadilan.

Terpilihnya BEM Unipas Morotai sebagai Koordinator BEM SI Wilayah Papua–Maluku juga menjadi bukti bahwa perguruan tinggi di wilayah kepulauan dan perbatasan memiliki kapasitas yang sama untuk memimpin gerakan mahasiswa di tingkat nasional. Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sivitas akademika Universitas Pasifik Morotai, tetapi juga menjadi momentum lahirnya kepemimpinan baru yang membawa semangat perubahan dari kawasan timur Indonesia.

Dengan amanah tersebut, BEM Unipas Morotai diharapkan mampu memperkuat sinergi antarmahasiswa di kawasan Papua dan Maluku serta menghadirkan gerakan yang lebih adaptif, solutif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa mahasiswa tetap memiliki peran strategis sebagai kekuatan moral dan agen perubahan dalam mengawal pembangunan serta demokrasi di Indonesia.

reporter:fhattahillamahasari 
Editor:korwil radarnusantara 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama